Prabowo Minta Antisipasi Dampak El Nino, BMKG Perkuat Modifikasi Cuaca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309742/original/006941600_1785247031-IMG-20260728-WA0028.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi dampak musim kemarau yang bertepatan dengan fenomena El Nino, terutama menjaga ketersediaan air dan mencegah kebakaran hutan dan lahan. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyatakan pihaknya akan memperkuat operasi modifikasi cuaca untuk mengisi waduk dan membasahi lahan gambut agar tidak mudah terbakar. Enam provinsi menjadi fokus utama: Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Operasi dilakukan secara berkala dan situasional, termasuk di Kepulauan Riau dan Aceh. BMKG bekerja sama dengan BNPB, Kementerian Kehutanan, dan swasta untuk mengisi 240 waduk guna mendukung PLTA, irigasi, dan air bersih. Langkah ini merupakan strategi pencegahan yang menyempurnakan pendekatan sebelumnya yang lebih fokus pada pemadaman setelah kebakaran. Menurut Faisal, kebakaran hutan dan lahan kini lebih terkendali dibanding sebelum 2015.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 08.30
Prabowo Minta BMKG Perkuat Kesiapan Hadapi Potensi Kemarau Panjang dan El Nino
CNN Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 05.55
Usai Jumpa Prabowo, BMKG Sebut RI Sudah Masuk ke Fenomena El Nino Kuat
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 20.38
BMKG Sebut El Nino Sudah Masuk Kategori Kuat, Modifikasi Cuaca Dipercepat
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 15.34
Waspada, BMKG prediksi El Nino bertahan hingga kuartal I 2027
Berita terkait
BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Mundur
kumparan · 24 September 2026 pukul 19.00
BMKG: Musim Hujan Sedikit Mundur Akibat El Nino Kuat, Puncaknya Desember 2026-Februari 2027
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 18.10
Investasi Besar Prabowo untuk Mitigasi Bencana Harus Dibarengi Perubahan Paradigma
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 20.18
El Nino Masih Berlangsung, Menhut Ingatkan Ancaman Karhutla Belum Berakhir
JawaPos · 16 September 2026 pukul 20.30