Prabowo Minta Maaf Sekolah NU Belum Dapat Panel Interaktif, Janji Kirim 4 Unit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meminta maaf kepada Nahdlatul Ulama (NU) karena sekolah dan pesantren di bawah naungan NU belum menerima panel interaktif digital. Pengakuan ini disampaikan saat pembukaan Muktamar ke-35 NU di Ponpes Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur, pada Kamis (27/8). Prabowo menjelaskan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh masalah administrasi karena sekolah NU berada di bawah Kementerian Agama, bukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Ia menegaskan bahwa hal ini bukan kesalahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, karena masing-masing kementerian mengelola sekolah sesuai yurisdiksi masing-masing.
Meskipun terlambat, Prabowo menjanjikan bahwa pemerintah akan segera memberikan panel interaktif kepada sekolah dan pesantren NU. Ia menambahkan bahwa jumlah panel yang akan diberikan kepada sekolah NU lebih banyak dibandingkan sekolah negeri. Tahun lalu, setiap sekolah negeri menerima satu panel interaktif per ruang kelas. Tahun ini, sekolah negeri akan mendapatkan tambahan tiga panel. Namun, sekolah NU akan menerima empat panel sekaligus, sebagai langkah untuk menyelesaikan keterlambatan sebelumnya.
Prabowo menekankan komitmen pemerintah untuk memastikan semua sekolah NU menerima fasilitas yang sama dengan sekolah negeri. Dengan demikian, ia berharap utangnya kepada NU akan segera terpenuhi dan menjadi bukti bahwa pemerintah serius mendukung pendidikan di lingkungan NU.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.58
Prabowo Janjikan Beri Empat Layar Interaktif untuk Sekolah NU
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.37
Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo Tegaskan Jasa Besar Nahdlatul Ulama untuk Indonesia
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.19
Buka Muktamar ke-35 NU, Prabowo: Ini Kehormatan Besar Bagi Saya
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 19.15
Pesan Tegas Prabowo di Muktamar NU 35: Kalau NU Rukun, Indonesia Rukun
Berita terkait
Muktamar Berikutnya Digelar 2031, Gus Yahya Berharap Prabowo Kembali Membuka
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 19.09
Presiden Prabowo Janjikan 4 Papan Interaktif Digital untuk Sekolah dan Pesantren NU
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.34
Muktamar ke-35 NU dan Presiden Ke-8, Prabowo Cerita Angka yang Kerap Muncul dalam Hidupnya
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 18.33
Prabowo: Selamat Bermuktamar, NU Selalu Hadir Tentukan Stabilitas-Perdamaian
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 18.30