Prabowo Minta Penyambutan Berlebihan Dihentikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294688/original/098312700_1783851042-Screenshot_2026-07-12_170822.jpg)
Presiden Prabowo Subianto meminta kepada para kepala daerah, termasuk gubernur dan bupati, untuk menghentikan praktik pengerahan masyarakat dalam penyambutan berlebihan saat ia berkunjung ke daerah. Permintaan ini disampaikan saat ia menghadiri acara Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rakyat senilai Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada hari Kamis, 30 Juli 2026.
Prabowo mengungkapkan rasa kasihan terhadap warga yang harus berdiri di tepi jalan di bawah terik matahari untuk menyambut kedatangannya. Ia menekankan bahwa pemerintah harus lebih fokus pada upaya bekerja untuk kesejahteraan rakyat, bukan mengadakan acara penyambutan yang berlebihan dan membebani masyarakat.
Meskipun ia mengapresiasi kehangatan sambutan dari masyarakat di berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Timur, dan Gorontalo, Prabowo menegaskan bahwa yang terpenting adalah tindakan nyata demi kemakmuran rakyat. Ia berharap agar praktik penyambutan berlebihan dapat dihentikan untuk menghindari pemborosan dan ketidaknyamanan bagi warga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 23.13
Momen KH Zulfa Mustofa Doakan Prabowo saat Akad Massal 62.000 Rumah Subsidi
JPNN.com · 30 Juli 2026 pukul 12.47
Presiden Prabowo Resmikan Cagar Budaya Stasiun Semarang Tawang
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 10.00
Prabowo Resmikan Renovasi Stasiun Tawang-Akad Massal KPR di Batang
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.27
Prabowo: Kita Ingin Lihat Rakyat Hidup Sejahtera-Dapat Penghasilan Layak
Berita terkait
'Prabowo Tidak Berhenti pada Retorika, Dia Ada Keberanian Mengambil Keputusan'
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 03.00
PSI Apresiasi Pidato Prabowo soal Kesejahteraan Rakyat sebagai Tujuan Utama
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 20.49
Mensesneg soal Wacana Dwi Kewarganegaraan: Tentunya Akan Sangat Selektif
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.39
Prabowo Beri Pujian Khusus ke PDIP, Singgung Marhaenisme
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.48