Prabowo Panggil Panglima TNI-Kepala Staf, Bahas Karhutla Kalimantan-Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan dengan menteri dan pejabat Kabinet Merah Putih di Hambalang, Jawa Barat, pada Minggu (23/8) untuk membahas isu strategis terkait bencana alam. Dalam pertemuan yang berlangsung sejak sore hingga malam, Prabowo bersama Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, dan Kepala BIN membahas tindak lanjut instruksi Presiden untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan serta dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pemerintah menyiapkan 17 pesawat water bombing untuk operasi pemadaman udara di Kalimantan. Selain itu, 1.500 personel tambahan beserta perlengkapan perorangan akan dikerahkan untuk memperkuat upaya penanganan karhutla. Untuk operasi pemadaman di lahan gambut, pemerintah akan mengirimkan 200 unit pompa dan pipa.
Di sektor NTT, fokus pembahasan ditujukan pada rekonstruksi dan penanganan terhadap warga yang terdampak gempa bumi. Prabowo memberikan apresiasi atas kecepatan personel TNI-Polri dalam menangani berbagai persoalan di sejumlah wilayah Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 00.57
Pernikahan Kasespri Rizky, Deretan Menteri hingga Artis Hadir
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 00.20
Prabowo Panggil Menhan hingga Panglima TNI ke Hambalang, Ini yang Dibahas
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 14.46
Istana Pastikan Prabowo Segera Kunjungi Warga Terdampak Gempa NTT
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 12.31
Prabowo-Jokowi jadi Saksi Pernikahan Rizky Irmansyah, Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih Datang
Berita terkait
Sejumlah Menteri Peringati HUT RI Bersama Warga Terdampak Gempa NTT
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 06.55
Zulhas: Semua Kader PAN Potong Gaji Sebulan untuk Bantu Korban Gempa NTT
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 18.59
Istana Pastikan Prabowo Bakal Tinjau Gempa NTT: Dalam Waktu Dekat
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.16
Jangan Sampai Keduluan Gibran, Dedi Mulyadi Diminta Terbang ke Kalimantan
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 20.10