Prabowo: Saya Pesan Beberapa Pesawat Besar untuk Water Bombing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330480/original/051275900_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.54.57.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kemampuan mitigasi bencana alam di Indonesia, terutama terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam program "Presiden Menjawab", ia menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan investasi besar-besaran untuk memperkuat badan penanggulangan bencana. Salah satu langkahnya adalah menambah armada helikopter untuk operasi water bombing, dengan kebutuhan ratusan helikopter serta beberapa pesawat besar yang sudah dipesan. Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga sumber daya dan institusi negara dari korupsi agar kemampuan menghadapi krisis tidak melemah. Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api (Ring of Fire) rentan terhadap bencana vulkanik dan seismik, namun juga kaya akan sumber daya alam seperti emas dan logam tanah jarang. Ia menegaskan bahwa efisiensi pengelolaan anggaran pemerintah menjadi prioritas, dengan berhasil menghemat lebih dari Rp 300 triliun pada tahun pertama pemerintahannya, yang kemudian dialihkan untuk program produktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.58
Tingkatkan Mitigasi Bencana, Prabowo Pesan Pesawat Besar Water Bombing
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.47
Prabowo Bakal Tambah Helikopter Atasi Karhutla: Kita Perlu Ratusan
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 01.30
Hemat Uang, Prabowo Tolak Ajang Internasional Digelar di Indonesia
Berita terkait
Tindaklanjuti Arahan Presiden, Satgas Terpadu Perketat Pengamanan Zona Inti IKN dari Karhutla
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.51
Prabowo Ingin Gabungkan Badan Geologi, BMKG: Siap Laksanakan Arahan Presiden
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 17.25
Prabowo Wacanakan Badan Geologi Gabung BMKG, DPR Langsung Dukung demi Mitigasi Bencana
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 16.27
Puan soal Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah: Manfaatnya Harus Lebih Baik
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.06