Prabowo: Saya yang Serahkan Dadan Hindayana ke Kejagung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi tanpa pandang kedekatan, bahkan terhadap orang dekatnya. Dalam program 'Presiden Menjawab' pada 16 September 2026, Prabowo menyatakan bahwa ia yang memberi mandat dan juga yang menyerahkan mantan anggota tim suksesnya, Dadan Hindayana, ke Kejaksaan setelah terlibat kasus korupsi. Dadan sebelumnya pernah diangkat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Prabowo juga mengungkapkan penyitaan aset Hotel Sultan yang dimiliki oleh Pontjo Sutowo, sahabatnya, sebagai contoh lain bahwa hukum tetap ditegakkan. "Ini negara, saya tidak punya teman," ujarnya. Saat menjadi Menteri Pertahanan pada 2019, Prabowo langsung melarang keluarganya dan kader Partai Gerindra dari berbisnis dengan Kementerian Pertahanan untuk mencegah konflik kepentingan.
Sebagai Presiden, Prabowo mengaku telah memberi peringatan tegas kepada seluruh kader Gerindra agar tidak mengharapkan perlindungan jika terbukti melakukan korupsi. Ia menekankan bahwa kepentingan nasional dan rakyat harus diutamakan di atas segala hal, sehingga seorang pemimpin harus bijak dalam bernegara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.29
Prabowo Tegaskan Berantas Korupsi Tak Pandang Bulu: Pak Dadan Timses Saya
Berita terkait
Dua Kriteria Pendamping Prabowo di Pilpres 2029
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 04.27
Pengamat: Bukan Gibran, Prabowo Mungkin Akan Memiliki Tokoh dari Partainya Sendiri
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 00.00
Reaksi Gerindra Merespons Pernyataan AHY soal Kekuasaan Bukan Selamanya
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 20.45
Legislator Gerindra Temui Pengungsi Sinabung, Pastikan Kebutuhan Warga
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.04