Prabowo Sebut Indonesia Mulai Diserang Lewat Siber dan Disinformasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia mulai menghadapi serangan siber berupa disinformasi dan berita bohong yang bertujuan memecah belah bangsa. Pernyataan ini disampaikan dalam upacara HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 di Mabes TNI, Jakarta Timur, di tengah situasi dunia yang penuh gejolak.
Selain ancaman siber, Presiden menyoroti gangguan ekonomi melalui aksi penyelundupan. Penyelundupan kekayaan alam ke luar negeri dianggap mengancam kedaulatan, sementara penyelundupan narkotika ke dalam negeri mengancam kelangsungan hidup bangsa. Prabowo menegaskan bahwa perang saat ini tidak selalu berbentuk fisik.
Menghadapi risiko tersebut, Presiden menginstruksikan TNI untuk terus belajar dan berlatih guna menyesuaikan diri dengan berbagai bentuk ancaman modern. Masa damai harus dimanfaatkan sebagai persiapan maksimal menghadapi kemungkinan ancaman terburuk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 12.40
Prabowo: Penyelundupan ancam kedaulatan dan kelangsungan bangsa
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 16.20
Baru Diresmikan Prabowo, Kodam XXVI/Mataram akan Bermarkas di Godean Sleman
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.17
Daftar 6 Kodam dan Pangdam Baru yang Diresmikan Prabowo di HUT TNI
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.12
Mensos dan Wamensos Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI Cilangkap
Berita terkait
Prabowo Tegaskan Tingkat Kehidupan TNI Tak Boleh Terlalu Jauh dari Rakyat
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 15.47
Presiden Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI pada Peringatan HUT ke-81 TNI
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 13.59
Prabowo Ingatkan TNI: Kita Bisa Diserang melalui Siber hingga Disinformasi yang Memecah Belah
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 13.51
Prabowo tekankan TNI harus jadi tentara rakyat dan dekat dengan rakyat
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 13.13