Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Sebut Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Dibina

Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia tidak kekurangan orang pintar, namun masih perlu upaya pembinaan dan pemberian kesempatan. Ia mengutip pernyataan Presiden ke-3 RI, B.J. Habibie, bahwa Indonesia cukup butuh sekitar satu persen orang pintar, yang setara dengan hampir 3 juta orang. Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam pertemuan dengan 150 peneliti BRIN di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Prabowo menekankan bahwa sumber daya manusia Indonesia sudah tersedia dalam jumlah besar, tetapi perlu dicari, dibina, diberi kesempatan, dibesarkan, dan didukung melalui proses yang tepat. Ia menyebut bahwa pendekatan kebangkitan bangsa harus dilakukan secara saintifik dan rasional, menggunakan perhitungan berbasis sains dan matematika, bukan cara di luar ranah rasional.

Target yang diusung adalah terwujudnya negara tanpa kemiskinan dan tanpa ketidakadilan, sesuai cita-cita para pendiri bangsa. Prabowo menegaskan bahwa pendekatan ilmiah menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut dengan benar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait