Prabowo Sudah Renovasi 83.907 Rumah Tak Layak Huni, Targetnya Segini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pemerintah telah merenovasi 83.907 rumah tidak layak huni (RTLH) melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) hingga 30 Juni 2026. Jumlah ini masih jauh dari target nasional yang ditetapkan, yakni 400.000 rumah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan hunian layak huni bagi keluarga yang sebelumnya tinggal di kondisi rumah yang buruk. Prabowo menekankan bahwa rumah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat keluarga berlindung, belajar, dan bertumbuh. Salah satu contoh nyata adalah kasus Ibu Rema, yang rumahnya sebelumnya rapuh dengan dinding, lantai, dan atap rusak, namun kini nyaman tinggal setelah dilakukan renovasi melalui BSPS. Pemerintah juga sedang mencari langkah-langkah tambahan agar target BSPS dapat tercapai lebih cepat dalam waktu dekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.56
Renovasi 83.907 Rumah, Prabowo Sebut Capaian Masih Jauh dari Sasaran
Berita terkait
BNPP Pastikan 13.123 Masyarakat Perbatasan Lolos Verifikasi Bedah Rumah
Detik.com · 18 September 2026 pukul 18.58
Gubernur Khofifah Tegaskan Percepatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya di Jatim
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.56
Koalisi Prabowo Mau Naikkan Ambang Batas Parlemen, Partai Kecil Panik, Cuma Satu yang Santai...
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 09.35
Dulu Prabowo Bilang MBG RI Lebih Baik dari Jepang, Kini Pemerintah Justru Belajar ke Negeri Sakura
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 09.30