Prabowo Ungkap Fakta Besar dari Bank Dunia dan Pakar Soal Ekonomi RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keyakinannya bahwa ukuran ekonomi Indonesia sebenarnya jauh lebih besar dari data resmi yang tersedia. Dalam wawancara di Hambalang, Bogor, ia menyampaikan bahwa sejumlah pendiri hedge fund besar dunia serta Bank Dunia memperkirakan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia tercatat 40% lebih rendah dari realitas. Jika asumsi ini benar, PDB Indonesia tidak hanya US$1,5 triliun, melainkan bisa 40% di atasnya. Prabowo menjelaskan salah satu penyebabnya adalah banyaknya aktivitas ekonomi yang belum tercatat secara resmi, terutama di sektor informal dan wilayah abu-abu (grey zone). Menurutnya, dengan perbaikan tata kelola ekonomi, digitalisasi, dan penguatan sistem pendataan serta perpajakan, aktivitas yang selama ini tidak tercatat dapat masuk ke dalam sistem formal. Dengan demikian, potensi ekonomi yang tersembunyi diharapkan dapat dioptimalkan, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% dalam waktu dekat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 19.03
Purbaya Diganti, Pengamat Singgung Gaya Prabowo: Menteri 'Berisik' Tak Disukai
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 15.27
BI: Utang luar negeri pada Juli 2026 capai 454,8 miliar dolar AS
Berita terkait
Ekonom Ungkap Prediksi Mengerikan Ekonomi Indonesia pada 2027
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 20.00
Prabowo Sebut Investasi Besar-besaran Segera Masuk ke Indonesia
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 05.15
Suahasil Jadi Menkeu ke-3 Prabowo, Ini Harapan Besar Analis-Pengusaha
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 08.10
Purbaya Dicopot Prabowo Usai Setahun Jadi Menkeu
Detik.com · 15 September 2026 pukul 05.55