Pram Bantah Tarif Parkir Rp 60 Ribu/Jam di Jakarta: Angka Itu Bukan dari Pemprov
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membantah isu tarif parkir sebesar Rp 60 ribu per jam di Jakarta. Menurutnya, angka tersebut bukan berasal dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bahkan ia baru mengetahuinya setelah isu viral di media sosial. Pramono menegaskan belum ada keputusan resmi terkait tarif parkir yang akan diterapkan. Pemprov DKI Jakarta masih dalam proses pertimbangan kebijakan parkir sebagai bagian upaya mengatur penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta. Dalam menentukan tarif, pihaknya akan mempertimbangkan berbagai aspek termasuk harga yang wajar bagi masyarakat. Namun, hingga kini belum ada keputusan akhir mengenai besaran tarif parkir. Isu tarif parkir tinggi sebelumnya ramai diperbincangkan setelah Pemprov DKI membahas strategi mengendalikan kendaraan pribadi. Kebijasan parkir dianggap sebagai instrumen untuk mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum serta mengurangi kemacetan dan emisi kendaraan. Meski demikian, Pramono menegaskan angka Rp 60 ribu per jam bukan keputusan resmi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.23
Pramono Belum Putuskan Nasib Usulan Kenaikan Tarif Parkir Jakarta
Berita terkait
Pramono Terima Banyak Masukan Jalur Sepeda Dihapus: Akan Dibahas Khusus
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.21
Heboh Usulan Tarif Parkir DKI Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Tegas Bilang Ini
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.32
Pramono Tegur Satpol PP Usai 5 Mobil Terobos Car Free Day
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 15.55
Pramono Sebut Selama Industri Masih Pakai Batu Bara, Polusi di Jakarta Tetap Ada
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 15.26