Pramono Ajukan Ranperda Rusun, Hunian Bakal Terintegrasi Tanpa Penggusuran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajukan Ranperda Rumah Susun ke DPRD untuk mengembangkan hunian terintegrasi dengan sekolah, pasar, fasilitas layanan, dan transportasi publik. Regulasi ini menerapkan konsep Transit Oriented Development (TOD) serta mixed-use, menambah sasaran kebijakan perumahan tidak hanya untuk MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) tetapi juga MBT (menengah transisi) yang sekitar 49,29% penduduk Jakarta. Ranperda juga memperkenalkan Konsolidasi Tanah Vertikal untuk peremajaan kawasan tanpa penggusuran, serta menyelaraskan kebijakan dengan program pemerintah pusat seperti Tapera, FLPP, dan Program 3 Juta Rumah. Tujuannya, menyediakan hunian layak, inklusif, dan berkeadilan untuk mencapai Jakarta yang inklusif dan sejahtera.
Bagikan
Berita terkait
Cerita Pramono Belajar soal Hunian Layak dari Zohran Mamdani
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 06.30
Gubernur DKI Siapkan Penguatan BUMD Lewat Empat Ranperda Strategis
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 10.31
Pram Perluas Bisnis TransJ untuk Garap Transportasi Laut hingga Udara
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 14.30
Bapemperda DPRD DKI Perkuat Substansi Ranperda KLA Demi Menjaga Hak Anak Jakarta
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 14.55