Pramono Akan Tambah Obligasi Jakarta Jadi Rp 5,2 T, Biayai LRT dan RS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan rencana penerbitan obligasi daerah Jakarta dinaikkan dari Rp 3,5 triliun menjadi sekitar Rp 5,2 triliun. Penambahan sebesar Rp 1,7 triliun ini ditujukan untuk mendanai proyek perpanjangan LRT Jakarta dari Stasiun Manggarai ke Dukuh Atas. Meski memiliki kapasitas penerbitan obligasi hingga Rp 20 triliun, Pramono memilih bersikap konservatif dalam penetapan nilai emisi. Dana yang terkumpin dari obligasi ini akan diprioritaskan untuk dua sektor utama: transportasi dan kesehatan, termasuk pembangunan rumah sakit di wilayah Ibu Kota. Penerbitan obligasi diharapkan dapat dilaksanakan pada Juni 2027, bertepatan dengan peringatan 500 tahun berdirinya Kota Jakarta, dan diharapkan menjadi tonggak baru dalam pembiayaan pembangunan daerah. Pemprov DKI juga mendapat dukungan dari Bank Dunia (World Bank) terkait rencana ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 22.12
Pramono Akan Naikkan Obligasi Jakarta Jadi Rp 5,2 Triliun, Danai LRT dan RS
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 19.50
LRT Jakarta Bakal Punya Stasiun Bernama Proklamasi
Berita terkait
Danantara Kaji Permintaan Pramono untuk Bantu Pembiayaan LRT Jakarta
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 21.10
Diminta Prabowo Bantu Tambah Rute LRT Jakarta, Danantara: Sedang Kami Kaji
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.23
Along a New Line: Menafsirkan 'Jalur Baru' Prabowo, dan ke Mana Pramono Akan Melangkah
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 22.22
PDIP soal Keakraban Prabowo-Pramono: Pilpres Masih Jauh, Kita Kerja Dulu
kumparan · 18 September 2026 pukul 11.08