Pramono Bakal Tertibkan Pemasangan Pagar di Mal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306697/original/002962900_1784891390-IMG_2642.jpeg)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pemasangan pagar tinggi di mal-mal dapat menciptakan kesan Jakarta tidak aman. Ia berencana mengoordinasikan dengan pelaku usaha, pengelola mal, dan pemilik properti untuk menertibkan pemasangan pagar yang berlebihan, karena menurutnya Jakarta sebenarnya aman dan kondusif. Pramono menekankan agar pagar tidak mengganggu kenyamanan dan citra kota.
Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menjelaskan bahwa pemasangan pagar bukan hal baru di industri ritel. Pagar dipasang untuk menjaga ketertiban area internal, mengatur akses pengunjung, dan mengantisipasi dampak demonstrasi, terutama bagi mal yang berlokasi di area rawan unjuk rasa. Alphonzus menegaskan bahwa pagar tersebut murni untuk kepentingan ketertiban dan keamanan lokasi.
Meskipun demikian, Pramono mengakui tidak bisa melarang atau menghukum pengelola yang memasang pagar tinggi. Ia hanya berharap agar pemasangan pagar tidak berlebihan sehingga Jakarta tetap terlihat aman dan nyaman bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 02.00
Pengusaha Bongkar Alasan Mal Pasang Pagar Tinggi
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.16
Pagar Tinggi di Mal Kota Kasablanka Jakarta Tiba-Tiba Hilang
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 19.05
Viral Mal dan Gedung di Jakarta Pasang Pagar Tinggi, Polda Metro: Situasi Masih Aman
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 18.30
Heboh Mal Besar Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, Ada Apa?
Berita terkait
Mal Jakarta Pasang Pagar Tinggi, Begini Tanggapan Pramono
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 18.35
Pascademonstrasi, Polri sebut situasi keamanan terpantau kondusif
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 14.47
Sempat Dipenuhi Massa, Begini Kondisi Terkini Jalan Pejompongan
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.09
Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Tidak Boleh Merusak dan Anarkis
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 15.24