Pramono Buka Suara soal Tawuran Manggarai yang Lumpuhkan KRL
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI akan menyiapkan penanganan jangka panjang setelah tawuran di Stasiun Manggarai yang melumpuhkan operasional KRL. Insiden pada Jumat (21/8) dipicu perselisihan sepele antar kelompok anak muda, namun berdampak luas hingga penumpukan penumpang di Stasiun Cawang. Pramono menegaskan tidak ingin lagi menggunakan pendekatan sementara, melainkan fokus pada solusi struktural. Untuk mengatasi akar masalah, Pemprov DKI berencana membangun fasilitas olahraga dan ruang publik di kawasan padat penduduk, termasuk Manggarai. Fasilitas yang dipertimbangkan meliputi gelanggang tinju, lapangan bulu tangkis, mini soccer, dan futsal. Pramono menilai proyek pembangunan dan peningkatan konektivitas di Manggarai belum seimbang dengan tersedianya ruang aktivitas, sehingga berpotensi memicu konflik. Dengan menyediakan sarana olahraga, seni, dan budaya, diharapkan energi pemuda dapat dialihkan ke kegiatan positif untuk mencegah tawuran berulang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 13.17
Tawuran Manggarai Pecah Lagi, Pramono Ungkap Penanganan Jangka Panjangnya
Berita terkait
Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Pramono: Tidak Boleh Merusak dan Anarkis
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 15.24
Pramono Minta Motif Matel Diduga Gesek Nomor Rangka di GBK Didalami
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.53
Pramono Persilakan Warga Pati Demo di Jakarta, Beri Imbauan Ini
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.40
Pramono Ajak Masyarakat Bersama Jaga Keamanan Jakarta
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 14.40