Pramono Lepas Bantuan Pemprov DKI Senilai Rp5,8 Miliar untuk NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melepas bantuan senilai Rp5,85 miliar untuk penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini dikumpulkan dari ASN Pemprov DKI, perangkat daerah, BUMD, dan Baznas DKI Jakarta. Bantuan berupa uang tunai, makanan, kasur, peralatan medis, selimut, toren air, dan kebutuhan non-pangan lainnya. Pemprov DKI juga sebelumnya telah mengirimkan tim kesehatan ke lokasi bencana. Bantuan akan dikirim melalui jalur udara dari Lanud Halim Perdanakusuma dan jalur laut dari Pelabuhan Koarmada I Jakarta Utara. Pramono menyatakan pengumpulan bantuan masih dibuka hingga 25 Agustus 2024. Salah satu kebutuhan mendesak yang ditanyakan adalah perlunya pampers untuk orang tua dan anak-anak. Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Andi Eviana menyampaikan bahwa Pemprov DKI menjadi pemerintah daerah pertama yang mengirimkan bantuan. Distribusi dilakukan menggunakan alutsista TNI, termasuk empat unit Hercules untuk jalur udara dan tiga Kapal Perang (KRI) untuk jalur laut, dengan satu kapal sudah berangkat pada sore hari yang sama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 21.46
Pemprov DKI Kirimkan Bantuan Bernilai Rp 5,8 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa di NTT
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 19.41
5.012 Gempa Susulan Guncang NTT, 124 di Antaranya Dirasakan Warga
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 17.05
Pengungsi Gempa NTT Capai 150.576 Jiwa, 5.012 Gempa Susulan Terjadi
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 13.42
Brantas Abipraya Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Wilayah Terdampak Gempa NTT
Berita terkait
Pramono akan rapat dengan jajaran, bahas peningkatan transfer daerah
ANTARA News · 1 Oktober 2026 pukul 10.29
Peduli Gempa NTT, Bea Cukai Labuan Bajo Salurkan Bantuan Kemanusian ke Sejumlah Wilayah
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 18.29
PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing Nasabah NTT untuk Bangkit & Kembali Berusaha
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.53
Jokowi Sambangi Gereja Terdampak Gempa NTT
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 23.10