Pramono Sebut Hampir Separuh Warga Jakarta Kesulitan Huni Rumah Layak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa hampir separuh warga Jakarta, yaitu sekitar 49,29 persen, masuk kelompok Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT) atau menengah transisi. Kelompok ini tidak mampu mengakses apartemen komersial namun tidak tergolong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Untuk mengatasi kesenjangan akses hunian, Pemprov DKI mengusulkan Ranperda Rumah Susun yang akan menggantikan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 1991. Rancangan ini menyertakan skema Konsolidasi Tanah Vertikal (KTV) untuk mengatasi fragmentasi lahan tanpa menggusur warga, serta mengizinkan pengembangan mixed-use dan Transit Oriented Development (TOD). Kebijakan perumahan juga akan diselaraskan dengan program pemerintah pusat seperti Tapera, FLPP, dan program 3 juta rumah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.10
Pemprov DKI Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.41
Pramono Lepas Bantuan Rp 5,8 M untuk Korban Gempa NTT
Berita terkait
Cerita Pramono Belajar soal Hunian Layak dari Zohran Mamdani
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 06.30
Pramono Buka Opsi Swasta Ikut Bereskan Kabel Semrawut di Jakarta
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 13.58
Pemprov DKI Pasang Pagar dan Pelican Crossing di JPO Dewi Sartika Cawang
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.19
Tangga JPO Dewi Sartika di Tengah Jalan, Pramono Sediakan Pelican Cross
Detik.com · 8 September 2026 pukul 19.36