Pramono soal Kembang Api Maulid di Tengah Malam: Tak Elok, Ganggu Ketertiban
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi penggunaan kembang api dalam acara Maulid Nabi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama. Kembang api dinyalakan sekitar pukul 00.00 WIB hingga 01.00 WIB, memicu protes warga dan kericuhan. Pramono menyatakan hal ini tidak etis karena mengganggu ketertiban, terutama bagi anak sensitif. Ia meminta kegiatan dengan petasan dibatasi hanya pada hari ini, tidak di malam hari. Kejadian bermula dari unggahan viral yang menunjukkan ledakan keras selama satu jam, menyebabkan banyak warga terjaga dan anak menangis. Protes berlanjut setelah ibu dengan anak berkebutuhan khusus (ABK) datang ke lokasi. Pramono menegaskan kejadian serupa tidak boleh terulang kembali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 11.38
Viral Acara Maulid di Jaksel Nyalakan Petasan Diprotes Warga Berujung Ribut
Berita terkait
Warga yang Protes Kembang Api saat Maulid di Pondok Pinang Konsultasi ke Polisi
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 22.33
Stafsus Menag Temui Warga yang Protes Kembang Api Maulid di Jaksel, Dorong Lapor
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 22.55
Maulid Nabi di Pondok Pinang Ricuh, Warga Protes Kembang Api Dinyalakan 1 Jam
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 10.48
Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta, Ini Pesan KH Ma'ruf Amin
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 22.40