Pramono Ungkap Modifikasi Cuaca untuk Tekan Polusi Terhambat Tak Ada Awan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan cuaca kering yang telah 3 minggu tidak ada hujan memperburuk polusi udara di Jakarta. Pemerintah provinsi telah mencoba melakukan modifikasi cuaca untuk menambah awan, namun terkendala karena tidak ada kondisi awan yang memungkinkan. Pramono meminta BPBD bekerja sama dengan BMKG untuk segera melakukan modifikasi cuaca bila awan muncul. El Niño diperkirakan terjadi hingga akhir September 2026, sehingga Pramono meminta masyarakat menggunakan transportasi umum. Pemerintah juga akan mengubah seluruh TransJakarta menjadi kendaraan listrik pada tahun 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.38
Pramono Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca Jakarta di Tengah Polusi Udara
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.00
Antisipasi Polusi Udara dan El Nino, Pramono Ajak Warga Jakarta Naik Transportasi Umum
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 15.36
Polusi Jakarta Disorot, BPBD DKI Ungkap Kendala untuk Modifikasi Cuaca
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 12.37
Kurangi Polusi, Pramono Ajak Warga Gunakan Transportasi Umum
Berita terkait
Pramono Anung Setuju Modifikasi Cuaca di Jakarta 1-2 Kali Seminggu
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.00
Polusi Jakarta Disorot Saat AC Milan Vs Chelsea, Pramono Siapkan Hujan Buatan
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.15
Jakarta 2-3 Pekan Tanpa Hujan, Pramono Bakal Siapkan Modifikasi Cuaca
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 11.30
Warga Jakarta Sambut Positif Tarif Transportasi Umum Rp8 di HUT ke-81 RI
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 18.36