Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pramuka dan Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Hari Pramuka 2026 bertema 'Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045' sebagai panggilan agar jutaan anggota Pramuka turun tangan dalam isu pangan nasional. Pangan bukan sekadar soal ketersediaan makanan, melainkan terkait kesehatan, kemiskinan, kesejahteraan petani, stabilitas ekonomi, lingkungan, dan kedaulatan negara. Dengan pendekatan learning by doing, Pramuka dapat mendidik generasi muda melalui pengalaman nyata di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

Artikel menekankan transformasi pertanian modern yang tidak lagi hanya bergantung pada cangkul tradisional. Teknologi seperti smart farming, mekanisasi, hidroponik, akuaponik, drone, sensor, dan analisis data telah membawa sektor pangan ke tingkat inovatif. Pramuka diusulkan sebagai ruang strategis untuk memperkenalkan wajah baru pertanian ini sejak dini melalui kebun pangan sederhana, demonstration plot, pusat pelatihan, hingga proyek pertanian produktif di berbagai wilayah geografis.

Empat langkah implementasi meliputi: peneguhan komitmen seluruh jajaran organisasi Pramuka, pencanangan Gerakan Pramuka Mendukup Swasembada Pangan dengan peta jalan terukur, pendidikan pangan berjenjang sesuai usia anggota, dan pembentukan sangga kerja khusus bidang pangan. Kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan pelaku pangan menjadi kunci keberhasilan. Gagasan 'Pramuka Brigade Pangan' diusulkan sebagai model berbasis komunitas yang menggabungkan pendidikan karakter, keterampilan hidup, pertanian produktif, teknologi, kewirausahaan, dan pengabdian sosial, khususnya bagi anak dari keluarga kurang beruntung.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait