Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Produksi Bijih PT Timah Melejit 75% di Semester I-2026

PT Timah (Persero) Tbk melaporkan pendapatan sebesar Rp10,42 triliun pada Semester I-2026, melonjak 247% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (Rp4,22 triliun). Pertumbuhan ini didorong oleh kenaikan volume penjualan dan harga jual rata-rata timah. Direktur Utama Restu Widiyantoro menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi operasional dan bisnis yang meningkatkan produktivitas dan disiplin pengelolaan biaya.

Produksi bijih timah naik 75% menjadi 12.232 ton pada Semester I-2026 dari 6.997 ton pada Semester I-2025, berkat optimalisasi produktivitas dan penambahan unit operasi seperti Kapal Isap Produksi (KIP) dan Ponton Isap Produksi (PIP). Produksi logam timah meningkat 58% menjadi 10.865 metrik ton, sementara volume penjualan melonjak 85% menjadi 10.984 metrik ton. Harga jual rata-rata mencapai US$49.794 per metrik ton, naik 52% YoY. Laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp2,71 triliun, melebihi target tahunan 2026 (Rp1,61 triliun) sebesar 169%.

Ke depannya, perseroan akan memperkuat fundamental usaha melalui eksplorasi berkelanjutan, tata kelola pertambangan yang lebih baik, dan peningkatan efisiensi operasional untuk pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan.

Berita terkait