Produksi Garam Lamongan Capai 1,3 Ribu Ton, Targetkan 20 Ribu Ton di 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Produksi garam di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mencapai 1.317,18 ton hingga Agustus 2026, dengan harga rata-rata Rp1.500 per kilogram pada September 2026, naik dari Rp1.000 per kilogram pada Agustus. Pemerintah daerah menargetkan total produksi 20.000 ton pada 2026, didorong oleh siklus musim kemarau yang mendukung stabilitas produksi. Musim produksi garam di Lamongan berlangsung lima bulan, dari Agustus hingga Desember, dengan puncak pada Oktober dan November. Sentra produksi utama terletak di Kecamatan Brondong, melibatkan 293 petambak dalam 26 kelompok dengan total lahan 217,33 hektare. Tantangan yang dihadapi meliputi kerusakan sarana prasarana, anomali cuaca, dan keterbatasan regenerasi petambak. Untuk mengatasinya, Dinas Perikanan memberikan bantuan fisik, pelatihan, dan dukungan alat produksi, serta gencar melakukan sosialisasi terkait perizinan dan peningkatan kualitas garam agar kompetitif di pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 14.09
Puncak Panen 2026, Harga Tembakau Jawa Lamongan Capai Rp52 Ribu
Berita terkait
Pemerintah Target Setop Total Impor Garam di 2029
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 21.01
RI Ditargetkan Tak Lagi Impor Garam 2029
Detik.com · 2 September 2026 pukul 13.18
BPS Prediksi Produksi Jagung RI Naik Sampai Tembus 14 Juta Ton
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.55
Amran Jawab Ancaman Produksi Sawit Susut 3 Juta Ton Gegara El Nino
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 08.05