Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Propam Usut Korban Tewas Tertembak Saat Polisi Makassar Atasi Tawuran

Sebuah tawuran antar kelompok warga di Kecamatan Tallo, Makassar, pada Minggu (27/9) dini hari sekitar pukul 02.50 WITA berujung fatal. Lima personel Polsek Tallo yang mendatangi lokasi untuk membubarkan aksi tawuran mendapat lemparan batu dan anak panah dari massa. Setelah melakukan tembakan peringatan, seorang pemuda bernama Rafli (19) tewas diduga tertembak. Jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk autopsi guna menentukan penyebab kematian. Propam dan Itwasda Polda Sulsel sedang menyelidiki peran anggota kepolisian terkait insiden ini.

Sehari berselang, saat jenazah Rafli dibawa pulang, ratusan warga menyerang personel kepolisian di sekitar pukul 20.30 WITA. Bentrokan terjadi saat warga mengantar jenazah dan bertemu dengan petugas Sabhara Polrestabes Makassar. Warga melempar batu, anak panah, dan petasan. Polisi menanggapi dengan gas air mata untuk membubarkan massa. Situasi kondusif dan terkendali setelah pasukan gabungan membubarkan penyerangan sekitar pukul 23.30 WITA. Tiga anak yang diduga terlibat pelemparan diamankan namun dikembalikan ke orang tua karena tidak ditemukan unsur pidana.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana menyatakan bahwa isu provokasi di kalangan warga memicu bentrokan, dan tidak ada keterkaitan langsung antara peristalahan sebelumnya dengan tewasnya Rafli. Pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dengan RT, RW, camat, dan lurah untuk meredam ketegangan.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait