Proyek Pertama Board of Peace di Gaza Siap Dibangun: Markas Militer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dewan Perdamaian (BOP) bentukan Presiden AS Donald Trump menerbitkan kontrak konstruksi pertamanya di Gaza, namun proyek perdana itu bukan perumahan atau infrastruktur sipil, melainkan pos militer sederhana untuk menampung pasukan Maroko. Kontrak yang belum difinalisasi diberikan kepada Arkel International, perusahaan asal Louisiana, AS. BOP dibentuk pada Januari lalu dan diketuai Trump, dengan tim yang mencakup menantunya Jared Kushner dan sahabatnya Steve Witkoff.
Pangkalan berukuran sekitar 100 x 120 meter itu akan menampung kontingen Maroko yang bertugas bergiliran dari pangkalan mereka di Israel. Lokasinya sekitar satu mil dari perbatasan Israel, di wilayah yang berada di bawah kendali langsung militer Israel (sekitar 60% wilayah Gaza), dengan akses evakuasi cepat. Ini merupakan fase pertama dari proyek lebih besar, yakni pangkalan militer ISF berkapasitas 5.000 personel. Fasilitas tahap awal hanya berupa tenda, ranjang lipat, toilet kimia, dan stasiun cuci tangan.
Proyek ini muncul setelah Trump mengumumkan Hamas setuju melucuti senjata, meski detail penyerahan senjata masih dipertanyakan dan Israel justru meningkatkan serangan udara. Rencana ini juga menyusut jauh dari visi awal 'New Gaza' yang megah. Sementara itu, kondisi Gaza masih memprihatinkan: sedikitnya 80% bangunan rusak atau hancur, dan mayoritas dari sekitar 2 juta penduduk masih tinggal di kamp darurat yang tidak layak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 05.56
Jenderal Tertinggi AS Diam-diam Cari Jalan Keluar dari Perang Iran, Opsi Militer Amerika Makin Terbatas
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 10.13
Trump Dilaporkan Tegur Menteri Perang Hegseth karena AS Krisis Rudal saat Perang Lawan Iran
Berita terkait
Penasihat Trump dan BoP Bakal Temui Netanyahu Bahas Kesepakatan Perdamaian Gaza
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 21.01
Trump Minta Kapal Induk AS Balik Pakai Teknologi Jadul, Kenapa?
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.15
Mengapa Israel Tidak Senang dengan Kesepakatan Perlucutan Senjata Hamas?
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 03.30
Beri Ruang Perdamaian, Trump Klaim Batalkan Rencana Serangan ke Iran
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.50