Prudential Indonesia Ajak Masyarakat untuk Periksa Kesehatan Secara Berkala
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prudential Indonesia menyatakan banyak orang menunda memeriksakan batuk atau sesak napas karena merasa masih bisa beraktivitas. Keterlambatan diagnosis masih menjadi tantangan, dengan lebih dari 80% pasien kanker baru terdiagnosis pada stadium tiga atau empat. Pada tuberkulosis (TBC), keterlambatan diagnosis dapat memperpanjang risiko penularan. Studi Prudential plc bertajuk "Suara Pasien Indonesia" yang dilakukan bersama Economist Impact menunjukkan 9 dari 10 responden mengaku menunda perawatan, sementara hampir setengahnya melakukannya berulang kali. Keterbatasan informasi kesehatan dan prioritas keluarga serta biaya menjadi hambatan utama. WHO mencatat sekitar 26,6% masyarakat Indonesia masih menghadapi tantangan dalam membiayai layanan kesehatan di tahun 2025.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 29 September 2026 pukul 21.13
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan TPT & Kolaborasi Penanganan TBC di Sidoarjo
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 20.16
Wiyagus: Kemendagri Kawal Upaya Eliminasi TBC hingga Tingkat Daerah
Detik.com · 29 September 2026 pukul 19.48
Wamendagri Tegaskan Peran Penting Pemda dalam Penanggulangan TBC
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.42
Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Percepat Eliminasi TBC di Jawa
Berita terkait
Wamendagri Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Eliminasi TBC di Jawa
Detik.com · 29 September 2026 pukul 11.45
Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi Percepat Eliminasi TBC di Pulau Jawa
kumparan · 29 September 2026 pukul 11.11
Pakai earbuds Bluetooth setiap hari, berbahaya bagi kesehatan?
ANTARA News · 28 September 2026 pukul 06.55
Inhealth Perkuat Nilai Tambah Industri Asuransi Melalui Aksi Sosial
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 20.47