PSS Sleman Didenda Rp 30 Juta Karena Insiden Pelemparan Botol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PSS Sleman mendapatkan sanksi berupa denda Rp 30 juta dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI sebagai akibat dari aksi pelemparan botol air minum oleh suporternya. Insiden ini terjadi pada laga pekan kedua BRI Super League 2026/2027, saat PSS Sleman menjamu Madura United FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada tanggal 12 September 2026. Pada menit ke-67, seorang suporter di Tribun Selatan melempar dua botol air minum ke arah lapangan saat pemain Madura United merayakan gol. Laga tersebut berakhir dengan kemenangan Madura United 3-1 atas PSS Sleman. Berdasarkan rilis Komdis PSSI bertanggal 15 September 2026, aksi ini dianggap melanggar regulasi disiplin kompetisi. Sanksi denda ini diharapkan menjadi pelajaran bagi pihak klub dan suporter untuk menjaga ketertiban stadion di masa depan. PSSI menegaskan bahwa tindakan merusak stadion dapat berujung pada sanksi yang lebih berat, termasuk larangan menggelar pertandingan dengan penonton.
Bagikan
Berita terkait
Suporter PSIM dan PSS Sleman Berikrar Jaga Kekondusifan di Jogja
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 12.59
Madura United Makin Percaya Diri, Jose Gomes Beber Strategi Tekuk PSS
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 16.40
Dua Laga, Dua Kekalahan, PSS Sleman Tumbang 1-3 dari Madura United
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 15.57
Adaptasi Babak Kedua Jadi Kunci Sukses Madura United Tumbangkan PSS
JPNN.com · 13 September 2026 pukul 12.32