Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PSSI sebut anggaran jadi tantangan terbesar pembinaan sepak bola putri

Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Sungkono Cahyani mengatakan bahwa tantangan utama dalam pembinaan sepak bola putri di Indonesia adalah kurangnya anggaran, bukan kurangnya minat pemain. Dukungan finansial yang cukup sangat dibutuhkan untuk mengembangkan bakat pesepak bola putri yang antusiasmenya terus meningkat, terutama sejak prestasi tim nasional seperti juara AFF menunjukkan kemajuan.

Keterbatasan anggaran juga menjadi masalah bagi asosiasi provinsi yang harus mengelola berbagai kompetisi seperti Piala Soeratin dan Liga 4, sehingga sulit menyelenggarakan kompetisi putri di daerah. Namun, bantuan dari pihak swasta, seperti Yayasan Bakti Olahraga Djarum Foundation yang menjalankan program pembinaan usia dini, diharapkan dapat memberikan solusi dan berlanjut.

Vivin mengapresiasi program seperti MilkLife Soccer Challenge untuk U10-U12, Hydroplus Soccer League untuk U15-U18, dan Srikandi Merdeka Cup untuk U16 sebagai langkah positif dalam mengatasi tantangan yang sudah berlangsung lama.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait