PT Mayawana Persada Perkuat Tim Lapangan Tanggulangi Karhutla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Mayawana Persada memperkuat tim lapangan untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat, khusunya wilayah kerja Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara. Upaya ini dilakukan di tengah ancaman puncak musim kemarau dan fenomena iklim El Nino. Perusahaan mengerahkan 170 personel dalam tujuh regu inti dan regu pendukung yang tersebar di delapan posko pemadam. Mereka dilengkapi dengan sarana pemadaman standar P32, menara pantau, drone, pesawat nirawak VTOL, CCTV, dan 74 titik sumber air di empat sektor operasional. Tim melakukan patroli 24 jam sehari, memadamkan api, membuat sekat bakar, hingga melakukan pendinginan dan pemantauan berkelanjutan setelah api berhasil dikendalikan. Pemantauan hotspot dilakukan secara real-time melalui platform SiPongi KLHK yang disinkronkan dengan patroli darat harian. PT Mayawana juga menekankan pentingnya tata kelola hidrologi dalam mengelola lahan gambut untuk mencegah kebakaran, sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kawasan dan langkah-langkah pengelolaan ke depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 21.10
Wamen LH Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal Atasi Karhutla di Kalbar
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 10.58
Bantuan Karhutla Polri Tiba di Kalbar, Distribusi ke Wilayah Lain Bertahap
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 07.07
Safari Prabowo Cek Penanganan Karhutla di Sederet Provinsi
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.32
Legislator Gerindra Turun Padamkan Karhutla di Kalsel hingga Dini Hari
Berita terkait
Arahan Prabowo soal Karhutla saat Cek Langsung ke Kalimantan
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 07.05
Mendagri Tito Dampingi Prabowo Tinjau Penanganan Karhutla Kalimantan
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.53
Kendalikan Titik Api, 3 Batalyon TNI Diterjunkan ke Kalimantan Barat
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 15.27
Presiden Gunakan Rantis Maung MV3 Menuju Lokasi Rapat Penanggulangan Karhutla
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.18