Puan Imbau Warga Jauhi Area Bahaya Usai 5 Wartawan Hilang Saat Liput Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPR Puan Maharani mengimbau masyarakat menjauhi area bahaya di sekitar Gunung Anak Krakatau setelah lima wartawan yang sedang meliput kegiatan gunung berapi tersebut hilang kontak. Rombongan terdiri dari lima jurnalis, satu pemandu, dan dua awak kapal berangkat dari perairan Selat Sunda pada Senin (7/9) siang, namun komunikasi terputus tak lama setelah keberangkatan. Puan meminta operasi pencarian SAR gabungan dimaksimalkan, termasuk pendekatan ke dekat kawah, dan mendukung instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk melibatkan TNI AL dalam proses pencarian. Puan juga menyampaikan dukungan dan empati kepada keluarga para jurnalis serta meminta pemerintah memberikan pendampingan psikologis dan informasi terkini kepada keluarga saat pencarian berlangsung. Para jurnalis yang hilang antara lima orang: M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto (iNews.id), Firman Daus (Anadolu Agency), dan Donal Husni (freelance).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 21.07
5 Jurnalis Dikabarkan Hilang Kontak Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.21
7 Jurnalis Hendak Liput Anak Krakatau Hilang Kontak, SAR Lakukan Pencarian
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.21
5 Jurnalis Hendak Liput Anak Krakatau Hilang Kontak, SAR Lakukan Pencarian
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.45
Basarnas Kerahkan 11 Kapal Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Berita terkait
Tim SAR Gunakan Drone Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.05
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Masih Nihil, PFI Minta Tim SAR Sisir Pulau Sertung dan Pulau Panjang
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 17.12
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Kerahkan Sumber Daya Maksimal, DPR Apresiasi Tim SAR Gabungan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 17.05
Pencarian 5 Jurnalis Masih Dilakukan, Anggota DPR Minta Pemerintah Beri Pendampingan Bagi Keluarga
VOI · 10 September 2026 pukul 14.34