Puncak Kemarau 2026: Bali Dikepung Karhutla, Kebakaran Pemukiman & Kekeringan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau 2026 di Bali akan berlangsung lebih panjang, kering, dan bersuhu lebih tinggi dari kondisi normal. Kondisi ekstrem ini memicu lonjakan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kebakaran pemukaan hingga kekeringan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat, sepanjang 11 April hingga 1 September 2026, bencana kebakaran dan kekeringan merambah sembilan kabupaten/kota. BPBD Bali bersama pemerintah kabupaten/kota terus meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan, karena kebakaran tercatat terjadi di seluruh kabupaten/kota. Berdasarkan data BPBD Bali, kebakaran permukiman menjadi ancaman dominan dengan 132 kejadian. Wilayah Buleleng dan Kota Denpasar mencatatkan angka tertinggi dengan 33 dan 31 kejadian. Wilayah Badung mencatat 15 kejadian, Karangasem 14 kejadian, dan Jembrana 10 kejadian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 08.37
Bali Dilanda 132 Kebakaran Selama Musim Kemarau
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.45
El Nino Diprediksi hingga Januari 2027, Jakarta Siaga Kebakaran
Detik.com · 2 September 2026 pukul 10.37
El Nino Diprediksi sampai Januari 2027, Pramono Minta Jakarta Siaga
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.23
5 Wilayah DKI Jakarta Terancam Kekeringan
Berita terkait
Kekeringan Terjang Bali, 15 Desa di Empat Kabupaten Terdampak, BPBD Bergerak
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.21
Dampak Kemarau Ekstrem di Bali Meluas, 529 KK Terancam Krisis Air Bersih
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 17.02
BMKG Bandung Prediksi Puncak El Nino 2026 di Jabar Berlangsung pada September-Oktober
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.27
Foto: Kemarau Makin Kering, Sawah di Bogor Mulai Kehilangan Air
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 14.24