Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Puncak Kemarau 2026: Bali Dikepung Karhutla, Kebakaran Pemukiman & Kekeringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau 2026 di Bali akan berlangsung lebih panjang, kering, dan bersuhu lebih tinggi dari kondisi normal. Kondisi ekstrem ini memicu lonjakan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kebakaran pemukaan hingga kekeringan di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mencatat, sepanjang 11 April hingga 1 September 2026, bencana kebakaran dan kekeringan merambah sembilan kabupaten/kota. BPBD Bali bersama pemerintah kabupaten/kota terus meningkatkan pemantauan dan kesiapsiagaan, karena kebakaran tercatat terjadi di seluruh kabupaten/kota. Berdasarkan data BPBD Bali, kebakaran permukiman menjadi ancaman dominan dengan 132 kejadian. Wilayah Buleleng dan Kota Denpasar mencatatkan angka tertinggi dengan 33 dan 31 kejadian. Wilayah Badung mencatat 15 kejadian, Karangasem 14 kejadian, dan Jembrana 10 kejadian.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait