Purbaya: Danantara beri masukan ke KSSK tanpa hak suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) hadir dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sebagai pemberi masukan tanpa hak suara. Undang-undang mengizinkan lembaga lain diundang, tetapi hanya anggota inti – Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan – yang memiliki hak suara. Kehadiran perdana Danantara dinilai memberikan wawasan positif untuk perumusan kebijakan nasional yang lebih tepat sasaran.
Danantara diundang untuk menyumbangkan perspektif dari sektor bisnis yang dikelola. Menurut Purbaya, informasi ini membantu regulator melihat kondisi nyata di lapangan, melengkapi data yang kadang kurang akurat. Ia menegaskan Danantara tidak akan menjadi pengambil keputusan, hanya pemberi informasi tambahan bagi ketua KSSK, BI, OJK, dan LPS.
Sebelumnya, CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan Presiden Prabowo meminta agar Danantara dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan KSSK. Tujuannya adalah agar kebijakan tidak hanya mempertimbangkan aspek fiskal dan moneter, tetapi juga dampak luas terhadap dunia usaha dan perekonomian. Sesuai arahan tersebut, Danantara akan rutin mengikuti rapat KSSK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 19.49
Purbaya Ungkap Tujuan Danantara Diikutkan di Rapat KSSK
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 06.55
Purbaya Buka Suara Usai Perry Warjiyo Mundur dari BI, Pastikan Ini
Berita terkait
Bos OJK Blak-blakan Kondisi Sektor Keuangan RI di Tengah Gejolak Global
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.16
Penjualan Mobil RI Kalah dari Malaysia, Purbaya Ungkap Biang Keroknya
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.40
Purbaya, BI, OJK dan LPS Sepakat Kondisi Keuangan RI Terjaga Stabil
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 15.41
Memuliakan Proklamasi
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.34