Purbaya Tinjau SR Garapan Waskita, Tegaskan Dukung Indonesia Emas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Surabaya garapan PT Waskita Karya mulai digunakan. Ratusan siswa SD, SMP, dan SMA mengikuti MPLS sejak 30 Juli, dilanjutkan tahap dua pada 10-14 Agustus 2026. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meninjau lokasi untuk memastikan program prioritas Presiden Prabowo berjalan baik dan menegaskan dukungan pembiayaan APBN. Ia berinteraksi dengan siswa dan menyebut Sekolah Rakyat sebagai modal mendukung Indonesia Emas. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari juga berkunjung, mengapresiasi fasilitas lengkap berstandar tinggi di lahan 6,6 hektare, setara sekolah swasta mahal namun untuk kalangan kurang beruntung. Direktur Operasi II Waskita Paulus Budi Kartiko menyebut proyek berkapasitas 370 siswa dikerjakan dengan hampir 4.500 tenaga kerja siang malam, memakai metode half slab, hiab crane, concrete pump, dan percepatan listrik PLN. SR dirancang sebagai lingkungan pendidikan terpadu. Total nilai kontrak SR di Jawa Timur (Gresik, Jombang, Sampang, Tuban, Surabaya) mencapai Rp1,16 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 3 Agustus 2026 pukul 19.40
Kunjungi Sekolah Rakyat Surabaya Garapan Waskita Karya, Menkeu Purbaya Bilang Begini
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 12.57
Purbaya ke Siswa Sekolah Rakyat: Belajar Rajin Biar Jadi Menteri
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 19.29
Gus Ipul Terima Usulan Sekolah Rakyat Musi Banyuasin & Bantuan Aceh Timur
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 18.48
Sekolah Rakyat Kabupaten Jepara Fungsional, Siap Sambut MPLS 2026-2027
Berita terkait
Purbaya Janji APBN Dukung Penuh Sekolah Rakyat, Ucap Ini ke Siswa
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 21.28
Purbaya Ungkap Alokasi Anggaran Capai Rp1.566 Triliun untuk Pendidikan, Perlinsos, dan Pangan
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 17.45
Sosok Citra, Karateka Cilik Sekolah Rakyat Dikenalkan Prabowo di DPR
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.00
Presiden RI: Tak ada investasi lebih berharga dari masa depan anak
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 13.17