Puslabfor Cek DNA di 3 Ruangan Terkait Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polisi kembali menyelidiki sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tempat ditemukannya ratusan senjata. Puslabfor Polri mengirim dua tim: satu untuk pengambilan sampel DNA di tiga ruangan (mantan ketua yayasan, sekretaris, sarana prasarana), dan satu untuk verifikasi senjata. Hasilnya, 30 barang bukti disita berupa airsoft gun, amunisi, magazin, sparepart, sasaran, dan gagang. Garis polisi (police line) telah dilepas setelah pemeriksaan selesai.
Sebelumnya, total 996 pucuk senjata ditemukan pada 10–11 Juli dan 5 Agustus 2026. Di antaranya 995 senjata angin dan satu senjata api Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA milik DS, direktur PT Lokta Karya Perbakin. Penemuan ini dipicu konflik internal yayasan: mantua ketua IWD diberhentikan, pengganti Bu N menduduki jabatan April 2026. Setelah IWD keluar, pengurus baru mengakses ruangan dan menemukan senjata, narkotika, serta 30 CD porno. Kuasa hukum yayasan mengakui sengketa kepengurusan menjadi pemicu pembukaan ruangan tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 12.40
Terungkap Isi Ruangan yang Disebut Bunker Sekolah Jaksel
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 12.08
Polisi Cari Jejak di Balik 30 Item Senjata di Sekolah Jaksel
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 14.09
Terungkap Awal Mula Ratusan Senjata Tersembunyi di Sekolah Jaksel
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 10.15
Puslabfor Kembali Periksa Sekolah di Jaksel, 30 Senjata Dibawa
Berita terkait
Usut Izin Impor 995 Senjata Angin, Polisi Dalami Peran Mantan Ketua Yayasan
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 13.56
Polisi Panggil Eks Ketua Yayasan soal Temuan Ratusan Senjata di Sekolah
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.28
Polisi Panggil Eks Ketua Yayasan soal Temuan Ratusan Senjata di Sekolah
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 14.34
Bukan Bunker, Ruangan TKP Temuan Senjata di Sekolah Jaksel Basemen
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.04