Putin Tawarkan Kapal Pengolahan Ikan Canggih 120 Meter kepada Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Rusia Vladimir Putin menawarkan kerja sama perkapalan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam pertemuan di Vladivostok pada Kamis (3/9/2026). Tawaran berupa kapal pengolahan ikan canggih dengan panjang lebih dari 102 meter, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas ikan secara langsung di laut. Menteri Investasi Rosan Roeslani menyatakan pemerintah akan mengirimkan tim untuk mempelajari teknologi tersebut dan menilai potensi pemanfaatannya bagi sektor perikanan nasional.
Selain perkapalan, kedua pemimpin juga membahas kerja sama di sektor strategis seperti pupuk, perdagangan, dan investasi. Pemerintah Indonesia melalui PT Pupuk Indonesia menandatangani joint study untuk mengembangkan pabrik pupuk urea di Vladivostok. Nota kesepahaman telah ditandatangani oleh kedua belah pihak untuk mengikuti langkah selanjutnya.
Rapat ini juga membuka peluang ratifikasi perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Eurasia. Perdagangan antara kedua negara tumbuh lebih dari 12% pada tahun sebelumnya, menciptakan momentum yang menguntungkan untuk memperluas hubungan ekonomi, investasi, dan partnership.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 September 2026 pukul 09.23
Putin Tawarkan RI Kapal Ikan Canggih 102 Meter
kumparan · 4 September 2026 pukul 09.53
Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok, Rusia
kumparan · 3 September 2026 pukul 12.08
IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat 1 Persen ke Level 6.663
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 18.04
Pemerintah Siapkan 4.582 Kapal Ikan Modern, Butuh 89 Ribu Tenaga Kerja
Berita terkait
Pemerintahan Prabowo Mau Bangun 4.582 Kapal Ikan Modern Rp125,5 T
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 17.40
Tambak Udang Raksasa RI Seukuran 2.150 Lapangan Bola Beroperasi 2028
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.56
Kemendag: Permintaan meningkat dorong kenaikan HPE emas
ANTARA News · 1 September 2026 pukul 07.28
Airlangga Target IEU-CEPA Ditekan Oktober 2026, Ini Manfaatnya Buat RI
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 09.40