PVMBG: Tubuh Gunung Anak Krakatau Pasca 2018 Belum Bisa Picu Tsunami
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat di pesisir Banten dan Lampung tidak panik menyusul erupsi berkelanjutan Gunung Anak Krakatau yang melontarkan lava fountain dan gempa letusan magnitudo 70 mm dengan durasi 21.600 detik. PVMBG menilai pertumbuhan tubuh gunung pasca-2018 masih kecil dan tidak berpotensi keruntuan masif yang memicu tsunami. Direktorat Pengendalian Operasi BNPB konfirmasi lontaran material vulkanik merusak perangkat pengamatan. BNPB dan PVMBG merekomendasikan sterilisasi zona bahaya tiga kilometer, kesiapsiagaan evakuasi, serta masyarat tidak mendekati lokasi demi keselamatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 09.58
Anak Krakatau Erupsi, BNPB Minta Warga Banten-Lampung Tak Panik Isu Tsunami
ANTARA News · 5 September 2026 pukul 09.29
BNPB minta masyarakat jangan panik respons erupsi Gunung Anak Krakatau
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 08.41
Erupsi Gunung Anak Krakatau Disertai Dentuman, BNPB Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 09.52
Dentuman dan Getaran di Lampung hingga Jabar Diduga Terkait Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Km
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.45
Warga Diminta Waspada Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau dan Dentuman
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.30
Kepala Badan Geologi: Dentuman Jabar Diduga Berkaitan Anak Krakatau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 09.27
Saat Pintu hingga Jendela Bergetar Sendiri saat Anak Krakatau Erupsi
Detik.com · 5 September 2026 pukul 10.45