PWI DIY Pasang Prasasti “Pahlawan Pers Nasional” di Makam Wartawan Udin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PWI DIY memperingati 30 tahun wafatnya wartawan Fuad Muhammad Syafruddin (Udin) dengan ziarah ke makamnya di Bantul, Yogyakarta, pada 14 Agustus 2026. Udin, yang menjadi anggota PWI dengan nomor keanggotaan tertentu, dikenal gugur pada 16 Agustus 1996 setelah dianiaya tiga hari sebelumnya karena tulisan kritisnya terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Bantul. Dalam acara tersebut, PWI DIY memasang prasasti bertuliskan "Pahlawan Pers Nasional" di makamnya. Ketua PWI DIY, Hudono, menyatakan bahwa pengorbanan Udin menjadi simbol perjuangan kemerdekaan pers dan harus menjadi teladan bagi wartawan modern agar tetap menjaga kepentingan publik. PWI DIY juga membentuk Tim Ad Hoc untuk mengusulkan Udin sebagai Pahlawan Nasional, dengan dukungan dari Dinas Sosial dan Dinas Kominfo DIY, meski masih ada persyaratan yang perlu dipenuhi. Istri dan adik Udin, Marsiyem dan Fauzan, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya ini. PWI DIY juga meresmikan Aula Fuad Muhammad Syafruddin di kantor mereka sebagai bagian dari rangkaian peringatan.
Bagikan
Berita terkait
IJTI Serahkan Penghargaan 5 Tokoh Inspiratif Pendorong Keterbukaan Informasi di Simposium dan Apresiasi 2026
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 13.36
Simposium dan Apresiasi IJTI 2026, Anugerahkan Penghargaan bagi 5 Tokoh Inspiratif
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 19.34
Calon Gubernur Tewas Ditembak Saat Blusukan di Pasar
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 13.00
Hilang di Selat Sunda, Dewan Pers Sebut 5 Jurnalis Pahlawan Pers
JawaPos · 21 September 2026 pukul 18.15