Qatar Bantah Tangkap 3 Pilot Iran, Teheran: Doha Harus Izinkan Tim Pencari Fakta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran mendesak Qatar untuk mengizinkan tim pencari fakta Angkatan Udara Iran memasuki negara tersebut guna menyelidiki tiga pilot Iran yang pesawat tempurnya ditembak jatuh saat kembali dari misi penyerangan pangkalan AS pada bulan Maret. Brigadir Jenderal Seyyed Mohammad Bagherzadeh, komandan militer senior Iran, menyatakan bahwa Qatar justru menyangkal penahanan pilot-pilot tersebut dan menghambat akses tim ahli untuk melakukan penyelidikan lapangan. Tim ahli elit dari Angkatan Udara Republik Islam Iran (IRIAF) telah menunggu berbulan-bulan untuk mendapatkan izin masuk ke Doha. Bagherzadeh menuduh pemerintah Qatar tidak kooperatif dalam proses pengembalian pilot-pilot yang menurut Iran sedang disimpan di Qatar. Ia meminta agar Qatar tidak lagi menghalangi pembuktian fakta terkait kejadian tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 02.24
Qatar Bantah Tuduhan Sandera Tiga Pilot Jet Tempur Iran: Menyesatkan!
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 21.33
Iran Tuduh Qatar Sandera 3 Pilot Jet Tempurnya, Desak Segera Dibebaskan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Iran Ungkap 3 Pilot yang Hilang Ditahan Qatar
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 07.59
Qatar Bantah Tahan Tiga Pilot Pengebom Iran
Berita terkait
Iran Minta 3 Pilot Jet Tempurnya yang Ditangkap Qatar Dibebaskan, Ini Respons Doha
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 06.17
Qatar Sangkal Menyandera 3 Pilot Jet Tempur Iran, Sebut Klaim Teheran Menyesatkan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 12.50
Iran dan Oman Sepakati Peta Pergerakan Navigasi di Selat Hormuz, Perang Segera Berakhir?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 15.18
Qatar Akui Tembak 2 Jet Tempur Su-24, tapi Tak Menangkap 3 Pilot, Terus Siapa yang Menahannya?
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 14.40