Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ragam Arahan Prabowo Buat Percepat Penanganan Karhutla Riau-Sumatera

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Sumatra, mulai dari Riau hingga Sumatra Selatan, pada Senin (24/8/2026). Dalam rapat di Posko Aju Provinsi Riau, ia memerintahkan percepatan pemadaman dan pencegahan sejak dini. Kepala BPBD Riau melaporkan 306 titik panas di Riau hingga 23 Agustus 2026, dengan tujuh titik api tersebar di empat kabupaten: Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, dan Kampar. Sejak Januari hingga Agustus 2026, total lahan terbakar di Riau mencapai 16.277,50 hektare, dengan sekitar 900 hektare masih terbakar. Prabowo meminta tujuh titik api segera dipadamkan dengan dukungan TNI dan Polri, serta pembangunan sumur bor di sekitar 300 titik hotspot untuk pencegahan lebih lanjut.

Di Sumatra Selatan, Kapolda melaporkan penanganan 15 laporan polisi terkait karhutla dan penetapan 17 tersangka, sebagian besar karena pembukaan lahan. Namun, ditemukan kasus pembakaran kebun tebu milik PTPN yang diduga dilakukan untuk meningkatkan rendemen dan rasa manis. Prabowo memerintahkan penanganan tegas terhadap pelaku pembakaran. Inovasi baru juga muncul, yaitu penggunaan tepung singkong sebagai bahan pemadam api yang dapat diaplikasikan melalui helikopter. Prabowo meminta pengembangan dan pengujian skala besar teknologi ini.

Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan juga mengusulkan penambahan 500 sumur bor lengkap dengan pompa dan selang untuk penanganan karhutla. Prabowo menyetujui permintaan ini dan menargetkan pengiriman dalam waktu dua hingga tiga hari. Selain itu, ia meminta penambahan APD dan masker bagi petugas dan masyarakat, termasuk ekspansi distribusi 18.000 masker yang telah disiapkan Pemerintah Kota Palembang ke wilayah lain yang membutuhkan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait