Raja Salman Kecam Serangan ke Mekkah, Sebut Houthi Teroris
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyatakan penolakan tegas terhadap gerakan Houthi di Yaman, yang dilabelinya sebagai 'milisi teroris'. Dalam rapat kabinet pada Selasa (22/9/2026), Raja Salman menuduh kelompok bersenjata yang didukung Iran ini telah beberapa kali menargetkan kota suci Mekkah. Pernyataan ini merupakan intervensi langsung dari sang raja terkait isu keamanan terkini, yang biasanya disampaikan oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Serangan mematikan yang dilakukan Houthi bulan ini dinilai sebagai salah satu ancaman terbesar bagi keamanan nasional Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir. Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), Raja Salman menyebut dugaan penargetan terhadap kota suci sebagai 'kejahatan keji' dan provokasi yang menyinggung sentimen umat Islam di seluruh dunia. Penyataan ini menegaskan sikap tegas Arab Saudi terhadap ancaman yang dianggap berasal dari pengaruh eksternal Iran melalui dukungannya kepada gerakan Houthi di Yaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 09.12
Rudal Saudi Gempur Pelabuhan Mokha di Yaman, 6 Orang Tewas
Detik.com · 23 September 2026 pukul 09.21
Raja Salman Kutuk Houthi soal Serangan ke Mekkah
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.43
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 22 September 2026 pukul 17.03
Inggris Siap <i>Back Up</i> Arab Saudi untuk Hadapi Houthi
Berita terkait
Yaman Kecam Serangan Houthi ke Arab Saudi
Detik.com · 20 September 2026 pukul 11.27
Siapa Houthi Yaman dan Mengapa Berperang Melawan Arab Saudi?
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 11.34
Siapa Saja Aktor Utama yang Terlibat Perang Yaman?
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.31
Awas Perang Arab! Houthi Rudal Kilang Minyak Saudi, Picu Kebakaran
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 05.30