Raksasa Otomotif "Korban China" Bakar Rp334 T Demi PHK 60.000 Karyawan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Volkswagen (VW), produsen mobil terbesar di Eropa, memperkirakan biaya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penutupan pabriknya mencapai 16 miliar euro (Rp334,4 triliun). Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi terbesar sepanjang masa yang disepakati minggu lalu. Keputusan drastis ini dipicu oleh persaingan ketat dari produsen asal China, tarif yang mencekik, dan masalah kelebihan kapasitas produksi.
Rencana restrukturisasi mencakup penutupan empat pabrik di Jerman yang diproyeksikan kehabisan model untuk produksi selama dekade mendatang. VW juga berencana mengurangi sekitar 50.000 posisi tambahan dari yang sebelumnya direncanakan. Sumber anonim mengungkapkan bahwa penutupan pabrik Emden dan Zwickau akan menelan biaya 1 miliar euro (Rp20,9 triliun) masing-masing, sementara pabrik Neckarsulm dan Hanover membutuhkan 2 miliar euro (Rp41,8 triliun) untuk penutupan.
Sebanyak 10 miliar euro (Rp209 triliun) dari total biaya akan dialokasikan khusus untuk pemangkasan hingga 60.000 pekerja di seluruh dunia. Volkswagen menolak memberikan komentar resmi terkait rincian biaya tersebut.
Bagikan
Berita terkait
VW Restrukturisasi Besar-Besaran, Pangkas Seratus Ribu Pekerjaan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 16.07
Terbesar dalam 90 Tahun, Volkswagen Siap Pangkas 100 Ribu Pekerja
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 14.14
Keok Lawan Produk China-Tarif Trump, VW Putuskan PHK 100.000 Karyawan
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 07.40
Raksasa Otomotif PHK 100.000 Karyawan, Jadi "Korban" China dan Trump
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 07.40