Ratusan Senjata di Yayasan Sekolah Jaksel Diduga Impor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ratusan senjata ditemukan di yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, diduga hasil impor berdasarkan dokumen yang ditemukan kepolisian. Total ada 995 senjata yang ditemukan, terdiri dari empat senapan angin kaliber 4,5 mm, 215 pistol angin, dan 776 revolver angin, semuanya kaliber 4,5 mm. Pihak kepolisian masih menyelidiki alasan impor dan penyimpanan senjata tersebut, termasuk apakah untuk diperjualbelikan atau keperluan lain.
Dokumen impor RSI 5483/12/2008 ditemukan terkait dengan senjata jenis softgun atau senapan angin. Menuruh Kombes Budi Hermanto, importir wajib melaporkan dokumen impor dan lokasi penyimpanan kepada kepolisian sesuai Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022. Jika tidak mematuhi ketentuan ini, izin impor dapat dicabut.
PT Lokta Karya Perbakin, yang mengaku sebagai pemilik senjata, menyatakan bahwa seluruh 995 senjata tersebut legal dan memiliki izin yang sah. Senjata-senjata tersebut sudah disimpan di lokasi sejak 2020 untuk keperluan ekstrakurikuler menembak di sekolah. Namun, ekstrakurikuler tersebut berhenti setelah pembinanya yang diwakili inisial 'S' meninggal pada 2022.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.40
Update Kasus 996 Senjata di Sekolah Jaksel: Yayasan Berlakukan PJJ
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 14.10
2 Hal Ini Diusut Polisi terkait Temuan Senjata di Sekolah Jaksel
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 13.56
Usut Izin Impor 995 Senjata Angin, Polisi Dalami Peran Mantan Ketua Yayasan
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 14.34
Polisi Panggil Eks Ketua Yayasan soal Temuan Ratusan Senjata di Sekolah
Berita terkait
Mendikdasmen Buka Suara Soal Temuan 995 Senpi di Sekolah Jaksel
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 19.03
Yayasan Sekolah Swasta Tempat Penemuan Senjata di Jaksel Minta Perlindungan KPAI
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.30
Sederet Fakta Terbaru Temuan Senjata di Sekolah Pondok Pinang Jaksel
CNN Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 13.19
Pihak Sekolah Minta Polisi Bongkar Bunker Usai Temuan Ratusan Senjata
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 21.20