Rayakan 36 Tahun Persatuan, Jerman Tegaskan Komitmen Investasi di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jerman merayakan Hari Persatuan ke-36 di Jakarta dengan menegaskan komitmen investasi di Indonesia, khususnya di sektor transisi energi, teknologi tinggi, dan infrastruktur. Duta Besar Jerman Ralf Beste menyatakan 2026 menjadi tahun penting untuk hubungan kedua negara, didukung kunjungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dan Menteri Ekonomi Reem Alabali Radovan. Kerja sama telah menghasilkan proyek seperti LRT, energi surya, jaringan listrik di Sulawesi, dan JETP. Perdagangan bilateral mencapai USD 6,11 miliar pada 2025, dengan investasi kumulatif USD 1,23 miliar sejak 2021. Lebih dari 250 perusahaan Jerman beroperasi di Indonesia. Airlangga menyoroti peluang di semikonduktor, infrastruktur digital, dan IEU-CEPA yang diharapkan diterapkan awal 2026. Beste menyambut CEPA untuk meningkatkan kompetitivitas produk Jerman di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
JETP Belum Maksimal dorong Transisi Energi, Ini Alasannya!
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 14.13
Mau Punya PLTS 100 GW, Indonesia Butuh Peta Jalan yang Sesuai
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.19
Presiden Prabowo Target PLTS 100 GWp Selesai Tiga Tahun, Investasi Rp1.140 T
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.01
Danantara Buka Seleksi Mitra Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.18