Resensi Buku Meneguhkan Fondasi Keilmuan Intelijen Keamanan Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Buku 'Teori dan Konsep Intelijen Keamanan' karya Stanislaus Riyanta dan Antonius D.H.S. diterbitkan oleh Rajawali Pers pada 2026 dengan tebal 358 halaman. Buku ini hadir untuk mengisi kekosongan literatur akademik di bidang intelijen keamanan di Indonesia, yang selama lama lebih banyak membahas sejarah lembaga, operasi, atau memoar, sehingga teori dan konsep dasar intelijen keamanan sebagai disiplin ilmu relatif terpinggirkan. Penulis menekankan bahwa intelijen secara akademik adalah manajemen pengetahuan untuk mendukung pengambilan keputusan, bukan sekadar spionase atau operasi rahasia. Buku ini juga membedakan tiga spektrum intelijen: keamanan, pertahanan, dan strategis, yang sering kali tercampur dalam diskursus lokal. Dengan fondasi teori yang kuat, diharapkan intelijen keamanan dapat berkembang secara akademis dan tidak hanya reaktif terhadap ancaman. Penulis menegaskan pentingnya membangun fondasi konseptual agar kegiatan intelijen tidak terjebak dalam siklus krisis dan dapat dipersiapkan secara sistematis. Buku ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menghidupkan ruang akademik intelijen keamanan di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Menko Polkam Minta Aparat Dalami Penurunan Bendera Merah Putih di Aceh
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 19.01
Putri Mahkota Victoria dari Swedia Akan ke Indonesia September Ini, Kunjungi NTT
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Gempa NTT, BNPB Aktifkan Posko dan Fokus Evakuasi Korban yang Terjebak
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Kejutan Bursa Transfer! PSM Boyong Pemain Timnas Malaysia Sergio Aquero
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.56