Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

Respons Positif Gubernur BI Baru, IHSG dan Rupiah Kompak Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah menguat pada penutupan perdagangan Kamis (3/9) seiring respons positif pasar terhadap arah kebijakan Bank Indonesia (BI) di bawah kepemimpinan baru Gubernur Destry Damayanti. Penguatan ini didukung meredanya kekhawatiran terhadap pasokan energi akibat ketegangan geopolitik global, meski konflik di Timur Tengah masih menimbulkan ketegangan. Analis Ibrahim Assuaibi menyatakan bahwa eskalasi konflik Iran dan Amerika Serikat sebelumnya memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak global, namun pernyataan AS yang operasi militer tidak akan berlangsung lama turut meredakan pasar.

Pada perdagangan Kamis, rupiah menguat 84 poin atau 0,47% menjadi Rp17.79 per dolar AS. Penguatan mata uang juga didorong oleh pelemahan data tenaga kerja sektor swasta AS, yang memberi ruang bagi penguatan mata uang negara-negara kawasan. Sentimen positif domestik dipengaruhi penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI perempuan pertama, dengan fokus pada stabilitas moneter dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

BI juga memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menjaga inflasi dan menciptakan iklim sektor riil yang kondusif. Namun, penguatan rupiah masih menghadapi risiko inflasi akibat potensi kenaikan biaya logistik dan tantangan pasokan pangan akibat fenomena El Niño.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait