Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Respons UGM Soal Mahasiswanya yang Terluka Saat Demo di Perempatan Gramedia

Pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) menyayangkan insiden kekerasan yang menyebabkan lima mahasiswanya terluka saat aksi unjuk rasa di perempatan Gramedia, Yogyakarta, pada Selasa (1/9). Aksi dimulai pukul 16.30 WIB dan berlangsung damai hingga sekitar pukul 19.00 WIB, ketika situasi mulai tidak kondusif akibat munculnya provokasi. Wakil Rektor Arie Sudjito menekankan tanggung jawab kepolisian dalam melindungi peserta aksi dan menyatakan bahwa pihak keamanan harus bertanggung jawab secara hukum atas kekerasan yang terjadi. UGM juga menyoroti adanya upaya yang mencoba memicu konflik antara mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya. Arie mengharapkan agar Yogyakarta tetap menjadi kota yang anti kekerasan dan menjaga kebebasan berpendapat secara damai. Direktur Kemahasiswaan Hempri Suyatna menyampaikan bahwa kondisi aksi sempat kondusif sebelum ketegangnya situasi muncul.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait