Riset Ungkap Pasien Kanker Berisiko Tinggi Terserang Stroke pada 3 Bulan Pertama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi epidemiologi terbaru yang melibatkan lebih dari 180.000 pasien mengungkapkan bahwa risiko stroke iskemik pada pasien kanker meningkat hingga 2,5 kali lipat selama tiga bulan pertama setelah diagnosa. Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan vaskular dan kardiovaskular ketat di awal fase perawatan kanker untuk mencegah komplikasi serius. Para ahli saraf dan peneliti kesehatan masyarakat menyoroti beberapa faktor yang menghubungkan kanker dengan peningkatan risiko stroke, sehingga perlu pengawasan menyeluruh. Para pakar juga mengingatkan pentingnya mengenali gejala awal stroke melalui sistem B.E. F.A.S.T. guna memungkinkan penanganan darurat yang cepat dan mengurangi kerusakan jaringan otak. Stroke tetap menjadi penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia, sehingga penerapan sistem Code Stroke menjadi krusial untuk memastikan penanganan segera pasien yang dicurigai mengalami stroke.
Bagikan
Berita terkait
Aida Saskia Ungkap Perjuangan Lawan Kanker Stadium 3, Sempat Stroke hingga Kritis
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 10.32
Aida Zaskia Ungkap Perjuangan Lawan Kanker Stadium 3, Sempat Stroke hingga Kritis
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 10.32
Kanker Naik di Usia Muda, Riset Ungkap Risiko Penyakit Jantung Meningkat
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 11.00
Minum Minuman Manis setiap Hari Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Lambung
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 16.26