RMIT Dorong Pendidikan Vokasi dan Industri Terhubung untuk Siapkan Tenaga Kerja Indonesia Emas 2045
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

RMIT University Australia mendukung transformasi pendidikan vokasi di Indonesia untuk menyokong visi Indonesia Emas 2045. Pendidikan vokasi tidak lagi dianggap sebagai alternatif rendah, melainkan komponen yang setara dan terhubung dengan pendidikan tinggi serta industri. RMIT mengintegrasikan pendidikan vokasi dan akademik melalui model dual-sektor, memberikan peserta didik keterampilan praktis, pengetahuan teori, dan pengalaman industri. Di Australia, RMIT menawarkan 350 jalur fleksibel yang memungkinkan perpindahan antar jalur. Di Indonesia, RMIT mengembangkan pendekatan serupa dengan program Earn and Learn di sektor teknik, keamanan siber, kesehatan, dan ekonomi bersih. Model ini diproyeksikan mempercepat transisi lulusan ke dunia kerja. Berdasarkan data BPS, tingkat pengangguran terbuka lulusan SMK mencapai 8,63% pada 2025, menunjukkan urgensi menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan industri. RMIT akan membuka RMIT Southeast Asia Hub di Jakarta pada 2026 untuk memfasilitasi kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan dalam pengembangan program berbasis kebutuhan tenaga kerja.
Bagikan
Berita terkait
Kemdiktisaintek dan Bappenas Siapkan Program untuk Lulusan Sarjana Masuk Dunia Kerja Global
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.01
Menteri Mukhtarudin Buka Kick Off SMK Go Global, Tingkatkan Kapasitas Pekerja Migran Terampil
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 09.11
Kick Off SMK Go Global, Menteri P2MI: Peserta Dibekali Kompetensi Internasional
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 23.58
Menteri P2MI Pakai Jurus Ini Siapkan 500.000 Pekerja Migran Kompeten
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.35