RSUD Cimacan Rawat 8 Korban Kecelakaan Beruntun Puncak-Cipanas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

RSUD Cimacan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sedang memperlakukan delapan dari 12 korban kecelakaan beruntun di jalur Puncak-Cipanas yang masih berada dalam keadaatan kritis. Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat malam di Desa Ciloto, diduga disebabkan oleh sebuah truk yang mengalami kegagalan rem saat menuruni jalan, sehingga menghantam empat kendaraan dari arah berlawanan. Dari total 12 korban, empat orang dinyatakan meninggal dunia, dengan tiga di antaranya berasal dari Lampung dan masih disimpan di ruang jenazah hingga keluarga datang. Satu jenazah lainnya telah diambil oleh keluarga untuk dimakamkan.
Para korban yang selamat mengalami luka serius, termasuk cedera kepala dan patah tulang di berbagai bagian tubuh. Lima korban dengan kondisi luka berat masih dipantau ketat oleh tim medis, dan jika kondisinya tidak membaik, mereka akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Total korban meliputi tujuh laki-laki dan lima perempuan, termasuk seorang remaja berusia 15 tahun. Keempat orang yang meninggal adalah dewasa, terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan.
Insiden ini menjadi bagian dari tren kecelakaan kapal yang meningkat dalam delapan bulan terakhir, dengan 442 orang dilaporkan meninggal dan hilang. Polres Cianjur masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan beruntun ini.
Bagikan
Berita terkait
Kecelakaan Maut di Cipanas Diduga Akibat Truk Rem Blong, 4 Orang Tewas
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 17.45
Luka Berat di Kepala, 4 Korban Kecelakaan Maut di Puncak Dirujuk ke RSUD Sayang
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 17.05
Polres Cianjur Selidiki Kecelakaan Beruntun di Ciloto Puncak, 4 Tewas
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 17.03
Sinopsis Film Fall (2022): Perjuangan Bertahan Hidup di Ketinggian 600 Meter
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 14.30