Rumah Hancur Akibat Gempa NTT, Satu Keluarga Tinggal di Kandang Babi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa di NTT menghancurkan rumah keluarga Seriani Wati Mengo yang dibangun selama 10 tahun merantau ke Kalimantan. Keluarga tiga orang anaknya kini tinggal di bekas kandang babi setelah menolak posko pengungsian yang tidak layak huni. Stok beras bantuan menjadi tiga kilogram, tidak cukup untuk kebutuhan keluarga. Anak-anak kelas III SMA, II SMP, dan usia 6 tahun terancam tidak bisa sekolah karena rumah tidak ada. Keluarga berharap pemerintah memberi bantuan untuk membangun kembali rumah yang hancur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 18.08
Bank Mandiri Taspen Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Ende
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 21.14
BNPB: 1.954 ton bantuan telah tersalur untuk korban gempa NTT
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 16.56
Update Gempa M7,7 Flores NTT: 111 Orang Meninggal, Pengungsi Turun 4.142 Jiwa
Berita terkait
Kementrans Bantu Rehabilitasi MI Al-Ikhtiar yang Rusak Diguncang Gempa
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 18.31
Momen Bahagia Anak-Anak Pengungsi Nagekeo Bertemu Prabowo, Ajak Presiden Nyanyi Oke Gas
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.16
Partai Perindo Salurkan Bantuan untuk Warga Korban Gempa di Manggarai NTT
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 16.38
Prabowo Bertolak ke NTT, Cek Langsung Pengungsi dan Penanganan Gempa
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 08.30