Rupiah Jatuh ke Rp17.696 per USD, Suku Bunga The Fed dan Reshuffle Menkeu Jadi Sentimen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah menutup perdagangan Rabu (16/9/2026) ke level Rp17.696 per USD, turun 2 poin. Penyebab utama kombinasi ancaman krisis energi Timur Tengah dan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Di sisi internal, tekanan fiskal dan kenaikan utang luar negeri masih menahan rupiah. Pengamat Ibrahim Assuaibi memrediksi rupiah akan fluktuatif namun tetap melemah di rentang Rp17.690-Rp17.750 pada perdagangan besok. Lonjangan ketegangan geopolitik di Laut Merah oleh kelompok Houthi mengancam stabilitas pasokan energi dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 11.18
Rupiah Hari Ini Melemah ke 17.730 Jelang Keputusan The Fed
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.03
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar Naik ke Rp17.700
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.20
Rupiah Melemah ke Rp17.694 per Dolar AS Sore Ini
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 15.38
Rupiah melemah dipengaruhi konflik geopolitik di Asia Barat
Berita terkait
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.585
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.04
Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.00
Rupiah Hari Ini Melemah ke 17.646 Imbas Lonjakan Harga Minyak
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 12.10
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.744
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 15.50